Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Netanyahu Ancam Gempur Yaman Usai Rudal Houthi Hantam Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan Houthi Yaman terkait aksi pembalasan atas serangan rudal ke wilayah Israel Tengah pagi tadi.
"Pagi ini, Houthi meluncurkan rudal dari Yaman ke wilayah kami. Mereka seharusnya sudah tahu bahwa kami akan membayar harga yang mahal untuk setiap upaya menyakiti kami," kata Netanyahu seperti dikutip dari AFP, Minggu (15/9).
"Mereka yang membutuhkan pengingat dalam hal ini diundang untuk mengunjungi Pelabuhan Hodeida," tambahnya.
Ini mengacu pada kota di Laut Merah Yaman yang dibom oleh pesawat tempur Israel pada bulan Juli setelah Houthi mengklaim serangan pesawat nirawak yang menewaskan seorang warga sipil di Tel Aviv.
Houthi termasuk dalam kelompok-kelompok yang didukung Iran di Timur Tengah yang telah terseret ke dalam konflik yang dipicu oleh serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan.
Di sisi utara Israel, gerakan Hizbullah Lebanon saling melepaskan tembakan dengan pasukan Israel dalam pertempuran yang bisa berubah menjadi perang habis-habisan.
Pada Minggu pagi tadi sekitar 40 proyektil ditembakkan dari Lebanon ke wilayah Galilea dan Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi, kata militer Israel.
Puluhan ribu orang telah mengungsi di kedua sisi perbatasan Israel-Lebanon, dan Netanyahu mengatakan bahwa situasi saat ini tidak dapat dipertahankan.
"Situasi yang ada tidak akan berlanjut. Kami akan melakukan segala yang diperlukan untuk mengembalikan penduduk kami dengan selamat ke rumah mereka," ucap dia.
"Kami berada dalam kampanye multi-arena melawan poros jahat Iran yang berusaha menghancurkan kami," imbuhnya.
Dia menggambarkan pembicaraan dengan penduduk dan pihak berwenang di wilayah utara dengan mengatakan, "Saya mendengar kesusahan, saya mendengar tangisan," ujarnya.
"Status quo tidak akan berlanjut. Ini membutuhkan perubahan dalam keseimbangan kekuatan di perbatasan utara kami," sambungnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan