Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ketua Gerindra Karangasem Sepakat Tarif Air PDAM Diturunkan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karangasem, I Nyoman Suyasa sepakat agar tarif air PDAM diturunkan demi kepentingan masyarakat.
Ia memandang bahwa air merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dipenuhi. Terlepas dari aturan, menurut Suyasa disinilah pentingnya kehadiran pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat.
"Terlepas dari sisi aturan, pemerintah wajib hadir dan memihak masyarakat, kita harus bisa melihat realita dilapangan, harusnya pemerintah hadir carikan solusi, bukan malah menyusahkan masyarakat," kata Suyasa menanggapi tarif PDAM Karangasem, Selasa (1/10/2024).
Bagi Suyasa, kepentingan masyarakat jauh lebih penting ketimbang berbicara untung dan rugi. Meski berada di barisan koalisi, namun hal ini sebaiknya dipisahkan, atau bahkan bagus sebagai bahan masukan kedepannya, ketimbang mengabaikan kesulitan masyarakat.
Seperti diketahui, sorotan demi sorotan tentang kenaikan tarif air PDAM Karagasem sudah terjadi sejak munculnya rencana kenaikan tarif tersebut pada awal tahun 2023 silam. Sejumlah penolakan sempat terjadi waktu itu dari beberapa anggota DPRD Karangasem. Hanya meski terjadi kisruh, tarif air tetap dinaikkan karena alasan pada saat itu PDAM Karangasem tidak full cost recovery (FCR).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5859 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4606 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan