Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Galian C di Karangasem Mendadak Ditutup, Target PAD Terancam Meleset
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Target Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karangasem dari sektor pajak mineral batuan bukan logam (MBLB) tahun 2024 ini terancam tak tercapai menyusul adanya penutupan aktivitas galian C sejak beberapa hari terakhir ini.
Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Karangasem, I Wayan Ardika, sisa target pendapatan yang belum tercapai tahun 2024 ini tersisa sekitar Rp30 miliar. Pihaknya merasa sedikit khawatir, target tersebut tidak terpenuhi menyusul adanya penutupan aktivitas galian C tersebut.
"Ya aktivitas galian C di tutup sudah sejak dua hari yang lalu, kita tidak tahu akan ditutup sampai kapan, jika penutupannya lama tentu akan berdampak terhadap capaian target kita," kata Ardika, Senin (7/10/2024).
Biasanya, rata-rata dalam sehar jumlah truk pengangkut galian C di Kabupaten Karangasem mencapai 1.600 unit. Dengan adanya penutupan tersebut bisa dibayangkan berapa pajak yang hilang setiap harinya.
Sementara itu, Kapolres Karangasem, AKBP. I Nengah Sadiarta saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait penyebab adanya penutupan aktivitas galian C tersebut belum memberikan jawabannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2397 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun