Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Konflik Timur Tengah Akan Jadi Bahasan Presiden Iran dan Putin
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya pada Jumat (11/10) saat situasi di Timur Tengah membara.
Pezeshkian dan Putin bakal bertemu di sela-sela pertemuan Forum Asia Tengah di Turkmenistan. Dalam pertemuan itu, mereka bakal membahas konflik di kawasan tersebut.
"Pertemuan ini memiliki arti penting baik untuk membahas isu-isu bilateral maupun, tentu saja, membahas situasi yang meningkat tajam di Timur Tengah," kata ajudan Putin Yury Ushakov, dikutip Mehr News.
Rencana pertemuan Pezeshkian dan Putin berlangsung saat Timur Tengah membara.
Israel saat ini bersiap meluncurkan serangan balasan ke Iran usai mereka menyerang ratusan rudal hipersonik dan balistik ke Negara Zionis pada 1 Oktober.
Iran mengeklaim 90 persen rudal mereka mengenai sasaran Israel termasuk Iron Dome dan pangkalan militer.
Sejumlah pihak menduga Israel kemungkinan mengebom fasilitas atau kilang minyak Teheran.
Iran sementara itu bersumpah akan menyerang Israel dengan lebih menghancurkan dan mematikan jika pasukan Benjamin Netanyahu betul-betul meluncurkan serangan balasan.
Para pengamat menduga jika saling balas serangan itu berlanjut akan memicu perang rudal.
Rencana pertemuan kedua pemimpin itu juga bakal berlangsung saat Iran mengusulkan pengiriman jet tempur Su-35 dari Rusia.
Jet itu merupakan salah satu pesawat tempur pembom canggih dan tangguh buatan Rusia.
Iran juga disebut-sebut berusaha mengakuisisi sistem pertahanan udara canggih Rusia, S-400.
S-400 dikenal karena kemampuan mendeteksi dan menghancurkan berbagai ancaman udara.
Jika S-400 ditempatkan bersama jet tempur Su-35, Iran bisa mengubah dinamika militer di Timur Tengah. Sebab, kehadiran mereka mencegah calon agresor.
Pakar militer dan Redaktur Pelaksana EurAsian Times, Nitin J Ticku, yakin jika Iran memperoleh S-400, Israel akan kesulitan menetralkan fasilitas nuklir Teheran. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3416 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun