Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Minim Infrastruktur, Begini Komitmen GP Perhatikan Warga Kawasan Perbatasan Karangasem
beritabali/ist/Minim Infrastruktur, Begini Komitmen GP Perhatikan Warga Kawasan Perbatasan Karangasem.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kegiatan simakrama pasangan calon Gusti Putu Parwata - Pandu Prapanca Lagosa dijadikan sebagai momen untuk bertemu sekaligus menyerap aspirasi masyarakat agar kedepannya program yang rancang bisa tepat sasaran sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian, yakni situasi dan kondisi warga Karangasem khususnya mereka yang tinggal di wilayah perbatasan. Selama ini pembangunan infrastruktur di jalur-jalur tersebut dinilai belum maksimal bahkan sangat minim sehingga berdampak terhadap kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Seperti yang diharapkan warga Alas Ngandang dan Pemuteran, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem misalnya, saat bertemu dengan paslon GP, warga menyuarakan pembangunan infrastruktur berupa jalan, akses air minum hingga infrastruktur Parahyangan.
"Banyak sekali aspirasi yang kami terima, namun sebagian besar masyarakat ingin diperhatikan dalam hal infrastruktur jalan, air minum, dan pembangunan Parahyangan. Tentu usulan-usulan ini kita akan tampung kemudian dijadikan skala prioritas dalam merancang program kami kedepannya juga diberikan kepercayaan," kata Calon Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Jumat (11/10/2024).
Senada dengan calon wakil bupati Karangasem, I Wayan Pandu Prapanca Lagosa, berbicara soal infrastruktur di wilayah perbatasan Karangasem. Ia sepakat dan berkomitmen untuk memperhatikan pembangunan infrastruktur terutama jalan, air hingga pembangunan fasilitas umum lainnya di wilayah perbatasan seperti di wilayah Kubu perbatasan Buleleng, Bukit Jambul, Pempatan, Sidemen dan wilayah perbatasan lainnya.
"Wilayah perbatasan atau pinggiran wajib dibangun, karena selama ini pembangunan di wilayah pinggiran belum digarap secara maksimal. Dengan begitu, pemerintah Karangasem tidak meninggalkan warga kita yang tinggal di daerah perbatasan. Karena semua warga wajib mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang bagus untuk kemajuan Karangasem secara umum," tegas Guru Pandu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan