Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Curi Perhiasan Emas Senilai Rp24 Juta di Sidemen, Buruh Bangunan Diringkus
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang pria berinisial S (43) asal Desa Menemeng, Kecamatan Pringarata, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat ditahan Polsek Sidemen pada Selasa (15/10/2024).
Yang bersangkutan ditangkap karena diduga melakukan pencurian puluhan gram perhiasan emas di rumah milik Ida Bagus Ngurah di Banjar Dinas Wanasari, Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem.
Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu. I Gede Sukadana, Rabu (16/10/2024) mengungkapkan, awalnya laporan kejadian pencurian masuk ke Polsek Sidemen pada Senin, 14 Oktober 2024, sekitar pukul 21.30 WITA di rumah salah satu warga Desa Talibeng.
"Korban pencurian bernama Ni Wayan Sukiyanti (67), seorang petani. Korban kehilangan perhiasan emas dengan kerugian mencapai sekitar Rp24.250.000," kata Sukadana.
Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian kemudian berhasil mengidentifikasi terduga pelaku yang diketahui sebelum kejadian sempat bekerja di TKP memasang keramik dan mengangkat material yang sudah tidak terpakai di rumah korban. Sehari setelah beraksi, terduga pelaku kemudian diamankan saat bekerja kembali di rumah korban.
Sementara itu, setelah diinterogasi, barang bukti berupa kalung rantai emas dengan berat sekitar 22 gram yang dicuri pelaku berhasil diamankan di wilayah Tukad Unda, Kabupaten Klungkung setelah sebelumnya disembunyikan oleh pelaku di semak-semak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 833 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan