Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Elon Musk Suspend Akun X Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
BERITABALI.COM, DUNIA.
Platform media sosial X milik Elon Musk menangguhkan akun berbahasa Ibrani milik Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin (28/10).
X menangguhkan akun Khamenei @Khamenei-Heb beberapa hari usai Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran sebagai balasan atas gempuran ratusan rudal balistik dan hipersonik Teheran pada 1 Oktober lalu. Ini juga terjadi tak lama Khamenei mengunggah kicauan di akun tersebut.
"Akun ditangguhkan. X menangguhkan akun karena melanggar aturan," demikian catatan dari X di akun tersebut.
X menangguhkan akun itu beberapa jam setelah Khamenei mengunggah kicauan berapi-api terhadap Israel.
"Rezim Zionis telah melakukan kesalahan. Perhitungan mereka soal Iran keliru," demikian tulis akun @Khamenei_Heb, dikutip Times of Israel.
Akun itu lalu melanjutkan, "Kami akan membuat mereka mengerti seperti apa kekuatan, kemampuan, inisiatif, dan kemauan yang dimiliki bangsa Iran."
X punya aturan melarang konten dari Entitas yang melakukan kekerasan dan kebencian.
Namun, mereka juga punya pengecualian. X bisa menangguhkan akun atas pemerintah "entitas negara atau pemerintah."
Kantor pusat X berada di Amerika Serikat. Negara ini merupakan sekutu dekat dan selalu mendukung tindakan Israel.
Pernyataan akun @Khamenei_Heb mirip dengan pernyataan Khamenei saat mengunjungi keluarga korban serangan balik Israel.
Banyak media menggambarkan respons itu sebagai sinyal Khamenei menyetujui serangan balasan baru Iran ke Israel.
Israel menyerang Iran pada Sabtu (26/10). Mereka menyebut serangan ini sebagai balasan usai Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan ratusan rudal ke Negeri Zionis pada awal Oktober.
Tindakan Iran bukan tanpa sebab. Mereka menyerang Israel sebagai respons usai pasukan Zionis membunuh pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan IRGC.
Hizbullah dan Hamas merupakan milisi yang pro-Iran. Bersama sejumlah milisi lain di Timur Tengah, Hizbullah dan Hamas tergabung dalam Front Perlawanan yang disokong Iran.
Tujuan utama Front Perlawanan ini adalah memberangus penindasan dan penjajahan Israel. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7740 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan