Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Perajin Bali Promosi Perhiasan Subang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perhiasan Subang kini mengalami transformasi menarik, beralih dari desain tradisional yang biasanya hanya digunakan dalam acara adat, menjadi aksesori modern yang cocok dipadupadankan dengan gaya sehari-hari.
Hal ini diungkapkan oleh inisiator yang juga artis Happy Salma, dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (30/10/2024).
"Awalnya, perhiasan Subang identik dengan nuansa klasik dan hanya ditemukan di toko-toko untuk acara seperti pernikahan. Namun, dengan inovasi desain yang berani, kini perhiasan ini bisa dikenakan dengan pakaian kasual seperti jeans dan t-shirt. Hal ini membuatnya semakin populer di kalangan generasi muda," jelas Happy.
Dalam setahun, pihaknya merilis sekitar 20 desain besar dan dua kali setahun untuk desain kecil yang lebih praktis. Proses kreatif ini memang memakan waktu, tetapi hasilnya sebanding dengan upaya yang dilakukan.
"Tantangan terbesar adalah menggabungkan elemen tradisi dengan modernitas. Namun, langkah ini menjadi dorongan untuk pertumbuhan pasar perhiasan Subang ke depannya," tambahnya.
Dengan semakin meningkatnya minat terhadap perhiasan Subang yang kontemporer, masa depan industri ini tampak cerah. "Inovasi dan keberanian untuk bereksperimen dengan desain baru menjadi kunci dalam menarik perhatian pelanggan, serta mempertahankan nilai-nilai budaya yang telah ada selama ini," pungkas Happy.
Transformasi ini tidak hanya membawa perhiasan Subang ke panggung yang lebih luas, tetapi juga menjaga agar warisan budaya tetap relevan dan dihargai di kalangan generasi muda.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 769 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 697 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 381 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun