Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Perajin Bali Promosi Perhiasan Subang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perhiasan Subang kini mengalami transformasi menarik, beralih dari desain tradisional yang biasanya hanya digunakan dalam acara adat, menjadi aksesori modern yang cocok dipadupadankan dengan gaya sehari-hari.
Hal ini diungkapkan oleh inisiator yang juga artis Happy Salma, dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (30/10/2024).
"Awalnya, perhiasan Subang identik dengan nuansa klasik dan hanya ditemukan di toko-toko untuk acara seperti pernikahan. Namun, dengan inovasi desain yang berani, kini perhiasan ini bisa dikenakan dengan pakaian kasual seperti jeans dan t-shirt. Hal ini membuatnya semakin populer di kalangan generasi muda," jelas Happy.
Dalam setahun, pihaknya merilis sekitar 20 desain besar dan dua kali setahun untuk desain kecil yang lebih praktis. Proses kreatif ini memang memakan waktu, tetapi hasilnya sebanding dengan upaya yang dilakukan.
"Tantangan terbesar adalah menggabungkan elemen tradisi dengan modernitas. Namun, langkah ini menjadi dorongan untuk pertumbuhan pasar perhiasan Subang ke depannya," tambahnya.
Dengan semakin meningkatnya minat terhadap perhiasan Subang yang kontemporer, masa depan industri ini tampak cerah. "Inovasi dan keberanian untuk bereksperimen dengan desain baru menjadi kunci dalam menarik perhatian pelanggan, serta mempertahankan nilai-nilai budaya yang telah ada selama ini," pungkas Happy.
Transformasi ini tidak hanya membawa perhiasan Subang ke panggung yang lebih luas, tetapi juga menjaga agar warisan budaya tetap relevan dan dihargai di kalangan generasi muda.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan