Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Komisi I DPRD Karangasem Temukan Restoran di Amed Tak Berizin
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Komisi I DPRD Kabupaten Karangasem turun gunung melakukan pengawasan terhadap perizinan melakukan hotel, vila dan restauran di kawasan daya tarik wisata Amed, Kecamatan Abang, Karangasem pada Jumat (1/11/2024).
Anggota Komisi I, I Komang Sudanta mengungkapkan, pihaknya turun di dua restoran berbeda di wilayah Amed. Dari hasil pengawasan terhadap kedua usaha tersebut ditemukan bahwa selama ini mereka beroperasi tanpa mengantongi izin.
"Kita cek dua restoran, ternyata keduanya belum mengantongi izin, selain itu temuan kota juga bahwa kedua restoran ini tidak melakukan sanitasi dengan baik, mereka tidak memiliki pembuangan limbah, sehingga limbah meluber ke jalan," kata Sudanta.
Atas temuan tersebut, Sudanta menduga masih ada usaha lainnya yang sama belum memiliki izin. Pihaknya berharap pelaku usaha bisa segera mengurus izin. Tindakan tegas tidak diambil saat itu, lebih dilakukan pendekatan persuasif agar tidak menyalahi prosedur.
Dalam waktu dekat ini, Komisi 1 juga berencana melaksanakan hearing dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Perijinan dan BPKAD dari sisi pemungutan pajaknya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2401 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun