Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cuka Apel Memang Bisa Turunkan BB, Tapi Awas Ada Efek Sampingnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Air cuka apel memang bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi, Anda juga perlu waspada terhadap efek sampingnya.
Pada dasarnya, cuka apel berasal dari cairan fermentasi yang terbuat dari sari apel. Gula pada apel fermentasi menghasilkan asam asetat yang menjadi bahan utama cuka.
Banyak ahli mengkonfirmasi, cuka apel bisa bantu menurunkan berat badan. Cuka apel dipercaya bisa meningkatkan rasa kenyang dan mencegah Anda makan berlebih setelahnya.
Efek samping cuka apel untuk turunkan BB
Rasa kenyang dari cuka apel dipicu oleh pengosongan lambung yang tertunda. Momen ini terjadi saat pencernaan melambat hingga Anda bisa merasa kenyang lebih lama.
Meski dipercaya ampuh, berikut beberapa efek samping cuka apel untuk turunkan BB, melansir berbagai sumber.
1. Risiko hipoglikemia
Kondisi saat kadar gula darah rendah disebut hipoglikemia. Risiko ini utamanya bisa terjadi pada orang dengan diabetes yang menjalani terapi insulin.
Cuka apel bisa menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.
2. Luka pada kerongkongan
Sifat asam dari cuka apel bisa dengan mudah mengiritasi tenggorokan. Pada tingkatan yang lebih parah, asam dari cuka apel bisa memicu luka bakar di kerongkongan atau esofagus.
Kondisi ini menyebabkan rasa sakit dan sulit untuk menelan makanan.
3. Penurunan kadar kalium
Cuka apel juga bisa memicu rendahnya kadar kalium. Hal ini bisa ditandai dengan sembelit, kram otot, dan detak jantung tidak teratur.
4. Erosi gigi
Sifat asam memang rentan merusak gigi. Sebuah studi mencatat, orang yang minum segelas cuka apel setiap hari bisa mengalami risiko erosi gigi.
Minum larutan cuka apel dengan air menggunakan sedotan. Penggunaan sedotan dapat menghindari paparan langsung asam cuka apel pada gigi.
Setelah menghabiskan larutan cuka apel, minum segelas air putih untuk membilas mulut dan menurunkan risiko kerusakan gigi.
5. Tulang mengeropos
Sebuah studi menemukan, konsumsi cuka apel setiap hari dapat menurunkan kadar kalium hingga memicu osteoporosis.
6. Masalah pencernaan
Sayangnya, cuka apel bisa menyerang kesehatan pencernaan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Sebuah tinjauan 2021 mencatat bahwa terlalu banyak minum cuka apel bisa memberikan efek samping seperti sensasi terbakar di perut.
Cara aman minum cuka apel untuk turunkan BB
Jangan khawatir, efek samping cuka apel tadi bisa dicegah dengan mudah. Efek samping di atas kebanyakan dialami orang yang mengonsumsi cuka apel murni dalam jumlah banyak.
Berikut beberapa cara untuk menurunkan risiko efek samping cuka apel:
- membatasi asupan cuka apel,
- mencampur cuka apel dengan air,
- meminum cuka apel dengan bantuan sedotan.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan