Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Trump Menang Pilpres AS, Menteri Israel 'Ngoceh' Mau Caplok Tepi Barat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Trump Menang Pilpres AS, Menteri Israel 'Ngoceh' Mau Caplok Tepi Barat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, kegirangan menyambut kemenangan Donald Trump dalam pilpres AS 2024.
Ia mengatakan kehadiran Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan membantu Israel untuk memperluas pendudukannya di Palestina, khususnya di wilayah Tepi Barat, seperti di wilayah Yudea dan Samaria.
"Kepemimpinan baru Trump menghadirkan kesempatan penting untuk menerapkan kedaulatan Israel pada permukiman di Yudea dan Samaria," ujar Smotrich pada Senin (11/11) dilansir Times of Israel.
"Kita tinggal selangkah lagi dari penerapan kedaulatan atas permukiman di Yudea dan Samaria. Sekaranglah saatnya untuk melakukannya. Tahun 2025, dengan pertolongan Tuhan, akan menjadi tahun kedaulatan di Yudea dan Samaria," ia menambahkan.
Smotrich juga yakin bahwa Trump bakal membantu Israel untuk mewujudkan kedaulatannya di Palestina.
"Saya tidak ragu bahwa Presiden Trump yang menunjukkan keberanian dan tekad dalam keputusannya pada masa jabatan pertama, akan mendukung Negara Israel dalam langkah ini," jelasnya.
Trump sendiri sudah dinyatakan menang dalam pilpres AS 2024. Trump keluar sebagai pemenang setelah berhasil meraih suara popular terbanyak sekaligus meraup suara elektoral lebih dari ambang batas minimal yang ditetapkan pada Rabu (6/11).
Berdasarkan penghitungan cepat The New York Times, Trump meraup 70.700.924 suara popular sementara lawannya dari Partai Demokrat, Kamala Harris, hanya meraup 65.846.569 suara.
Dari suara elektoral, Trump meraih 277 suara dari total 538 suara elektoral. Sementara itu, Harris meraih 224 suara elektoral.
Dalam sistem pilpres AS, capres yang memenangkan 270 atau lebih suara elektoral keluar sebagai pemenang. Dengan sistem ini, seorang calon presiden bisa menang pilpres meski kalah suara popular (popular vote). (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2954 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1287 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 662 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun