Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pria di India Hidup Lagi Saat Mau Dikremasi, 3 Dokter Diskors
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria di distrik Jhunjhunu, negara bagian Rajasthan India, hidup kembali setelah dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis di Rumah Sakit BDK.
Pria berusia 25 tahun yang diidentifikasi sebagai Rohitash Kumar mendadak bangun kembali beberapa saat sebelum dikremasi.
Kolektor Distrik Jhunjhunu Ramavtar Meena mengatakan tiga dokter di RS BDK diberhentikan sementara usai peristiwa tersebut. Dia mencatat adanya dugaan kelalaian medis sehingga Rohitash Kumar dinyatakan meninggal dunia sebelumnya.
Meena berujar sebuah komite juga telah dibentuk untuk menyelidiki masalah ini.
Menurut keterangan polisi, Kumar sebelumnya dirawat di bangsal gawat darurat karena kesehatannya memburuk pada Kamis (21/11).
Dokter kemudian menyatakan dia meninggal pada pukul 14.00 siang waktu setempat ketika tubuhnya tak merespons perawatan yang telah diberikan. Tubuhnya lantas disimpan di kamar jenazah untuk selanjutnya dikremasi.
Tubuh Kumar tak lama diangkut ke krematorium. Namun, saat tubuhnya diletakkan di atas tumpukan kayu, Kumar tiba-tiba mulai bernapas. Kumar pun dibawa kembali ke rumah sakit.
Dilansir dari Indian Express, Kumar merupakan seorang pria tuli dan bisu yang tidak memiliki keluarga dan tinggal di penampungan.
Saat ini dia menjalani perawatan medis di unit perawatan intensif dan kondisinya stabil. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3295 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 706 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman