Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Geger, Temuan Jasad di Tepi Sungai Unda Dekat Jembatan Panjang Bypass IB Mantra
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Warga Desa Tangkas mendadak digemparkan adanya penemuan sosok jasad di muara Sungai Unda, Klungkung dengan kondisi sebagian tubuh telah tertimbun lumpur pada Rabu (4/12/2024) petang.
Lokasi penemuan jasad berjenis kelamin laki-laki tersebut tepatnya berada di sisi selatan jembatan panjang Jalan By Pass Ida Bagus Mantra wilayah Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung.
"Ya ada Jenazah ditemukan di sisi selatan jembatan panjang. Identitas belum diketahui," ungkap warga setempat, I Ketut Sujana.
Saat ditemukan kondisi jasad memakai celana panjang dan tanpa baju. Berdasarkan informasi memyebutkan bahwa identitas jasad tersebut bernama Dimas Adi Falsuki (27) warga asal Jember, Jawa Timur.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penemuan mayat tersebut. Ada dugaan korban terseret arus sungai hingga akhirnya terdampar di lokasi tersebut. Saat ini jenasah sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Klungkung.
"Kami menerima informasi penemuan jenazah, kami langsung bantu untuk evakuasi. Jenazah dibawa langsung ke ruang jenazah di RSUD Klungkung," ujar Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, I Putu Widiada.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun