Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Korban Tertimpa Pohon Monkey Forest Ubud Direncanakan Terima Santunan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bencana alam pohon tumbang yang terjadi di Monkey Forest Ubud pada Selasa (10/12/2024) menyebabkan korban jiwa dan korban luka. Korban tersebut direncanakan memperoleh santunan dari pihak pengelola Monkey Forest.
Hal itu diungkapkan oleh General Manajer Monkey Forest Anak Agung Bagus Bhaskara. “Kami kerjasama dengan Jasa Raharja. Plafon dari Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar,” ujar Bhaskara, Rabu (11/12/2024).
Dikatakannya bahwa selama ini, pihak Monkey Forest bekerja sama dengan Jasa Raharja. Jadi seluruh pengunjung yang membeli tiket sudah iklude dengan asuransi. “Kami sudah kerja-sama dengan Jasa Raharja sejak awal. Termasuk dari klinik,” jelasnya.
Mengenai kondisi korban, dua korban meninggal kini dititipkan di ruang jenazah. Selanjutnya, korban terluka, telah ditangani. Kini, ada tiga korban yang masuk dirawat. Satu korban luka berat telah dilangsungkan operasi besar. “Dia sudah tahap pemulihan,” ungkapnya.
Korban luka lainnya, alami bengkak di kaki dan korban lainnya luka ringan.
Bencana alam di Monkey Forest tersebut menyebabkan dua korban Funny Justine Christine, (32) perempuan asal Prancis dan Kim Hyoeun (42) perempuan asal Korea, meninggal dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun