Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Terpisah Rombongan, Dua Pendaki Tersesat di Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Terpisah dari rombongan, dua orang pendaki Gunung Agung, Karangasem, Bali bernama Putu Diky Adi Warta (27) asal Mengwi, Badung dan Ridho Ade Yudistira (22) asal Kediri Tabanan dilaporkan hilang pada Rabu (25/12/2024).
Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu. I Gede Sukadana memastikan bahwa informasi tersebut benar adanya, dimana hingga hari ini, Kamis (26/12/2024) kedua pendaki tersebut belum ditemukan, sedangkan proses pencarian oleh Tim Basarnar masih terkendala cuaca.
"Informasi proses pencarian akan dilakukan pagi ini, tetapi tim SAR belum bisa naik karena terkendala cuaca," kata Sukadana.
Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya kedua pendaki yang hilang tersebut berangkat melakukan aktivitas pendakian dari jalur Pura Pengubengan, Besakih bersama 3 orang rekannya pada Selasa (24/12/2024) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
Mulanya perjalanan mendaki berjalan lancar hingga kelimanya sampai di puncak Gunung Agung dengan selamat pada Rabu siang (25/12/2024) sekitar pukul 12.00 WITA. Namun saat perjalanan turun dari puncak Gunung, 2 orang dari rombongan tersebut tertinggal dan akhirnya tersesat.
Sebelum dilaporkan, kedua pendaki hilang tersebut dikatakan terakhir kali masih bisa dihubungi via whatsup sekitar pukul 22.05 WITA, bahkan sempat membagikan lokasi karena merasa tersesat kepada rekannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan