Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Hujan Disertai Angin Kencang, Dua Jukung Tertimpa Pohon di Tabanan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Akibat hujan yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa dua jukung atau perahu tradisional milik I Wayan Suyadi dan I Made Arta yang sedang ditambatkan di Pantai Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur Sabtu, (28/12).
Akibat kejadian tersebut, dua perahu tersebut mengalami kerusakan yang mengakibatkan kerugian material sekitar Rp5 juta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinada Giri dikonfirmasi membenarkan kejadian bencana alam tersebut.
“Iya hujan angin yang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa jukung di Desa Beraban. Nihil korban jiwa,” ujarnya Minggu, (29/12).
Menurut Nyoman Srinada Giri laporan kejadian tersebut diterima BPBD Tabanan hari Sabtu (28/12) sekitar Pukul 18.00 WITA dan baru ditangani keesokan harinya, Minggu (29/12) pagi.
“Kami menurunkan petugas dari Tim Reaksi Cepat Regu 4 hari ini tadi sekitar Pukul 09.30 WITA untuk memotong dan membersihkan pohon yang tumbang menimpa perahu tersebut,” katanya.
Penyuluh Perikanan Kecamatan Selemadeg Timur yang mewilayahi Desa Beraban I Made Budiasa mengungkapkan, akibat hujan yang disertai angin kencang memang ada pohon tumbang yang menimpa dua jukung yang sedang ditambatkan di Pantai Desa Beraban.
“Perahu yang tertimpa pohon tersebut milik I Wayan Suyadi dan I Made Arta,” terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun