Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pekerja Migran asal Jembrana Meninggal Kecelakaan Kerja di Jepang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana, I Komang Sudiarna (50), warga Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, dilaporkan meninggal dunia di Jepang.
Ia dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 13.51 waktu setempat setelah mengalami kecelakaan kerja. Loader yang digunakan untuk membersihkan pepohonan di sekitar kandang babi tempatnya bekerja menabraknya hingga menyebabkan korban meninggal.
Menurut adik kandung korban, Sri Indrawati (39), almarhum telah bekerja di Jepang sejak 2019 dengan skema mandiri. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak, masing-masing laki-laki dan perempuan.
I Made Sudiartawan, kakak laki-laki almarhum yang juga bekerja di Jepang, mengatakan, majikan almarhum bersedia menanggung seluruh biaya proses pemulangan jenazah, hingga biaya upacara adat.

"Majikan almarhum sudah memastikan akan menanggung semua biaya, termasuk pemulangan jenazah ke Indonesia," ujar Sudiartawan yang akrab disapa Jordi.
Saat ini, jenazah almarhum masih dititipkan di salah satu rumah sakit di Jepang sambil menunggu proses investigasi dari kepolisian setempat. Jordi menambahkan jadwal kepulangan jenazah belum dapat dipastikan hingga proses tersebut selesai.
Pihak keluarga berharap proses pemulangan jenazah dapat berjalan lancar sehingga almarhum bisa segera dikebumikan di kampung halamannya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2408 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun