Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Siaran Langsung di Medsos, Nelayan di Perairan Tulamben Nyaris Tenggelam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Video siaran langsung seorang nelayan meminta pertolongan karena perahu yang dinaikinya nyaris tenggelam di tengah perairan beredar di media sosial pada Minggu (5/1/2025).
Lokasi kejadian tersebut diduga terjadi di Perairan Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Di dalam video terlihat seorang nelayan berteriak minta tolong sambil merekam kondisi perahunya yang sudah dipenuhi air laut.
Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja informasi yang didapat hanya berupa rekaman video saja sedangkan tidak ada laporan yang masuk di Basarnas. Namun demikian, personelnya tetap turun untuk memastikan dan mencari lokasi kejadian tersebut.
"Tidak ada laporan, kami hanya tahu lewat video di medsos tersebut, tapi personel sudan turun memastikan, informasi terakhir nelayan bersangkutan sudah berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat, karena kebetulan posisinya sudah mengarah ke pesisir, lokasi kejadiannya di perairan Tulamben," kata Wiadnyana.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh nelayan tersebut bernama Kadek Juliawan (25) asal Banjar Dinas Muntig, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem. Ia melaut sekitar pukul 04.30 WITA. Saat menebar jaring ikannya di perairan terjadi angin kencang disertai ombak besar hingga menghempaskan perahunya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan