Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Perbekel Batuan Kaler Diminta Hati-hati Kelola APBDes
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemerintah Desa Batuan Kaler menggelar acara hari jadi pada Selasa (7/1/2025). Acara yang dihadiri oleh unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukawati, diselipi dengan pemberian pesan.
Camat Sukawati I Gede Daging mengucapkan selamat Tahun Baru 2025 Nayaka Praja Sukawati dan Pemdes Batuan Kaler. "Semoga ke depannya lebih meningkatkan lagi kinerja dan pengabdiannya kepada negara dan masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Camat meminta pengelolaan Dana APBDes dilaksanakan sebaik-baiknya dengan tepat sasaran dan akuntabel. "Sehingga tidak ada pelanggaran dan temuan yang melanggar secara hukum mengingat hal tersebut harus ada pertanggung jawaban dalam satu tahun anggaran," pungkas Bapak Camat dihadapan Perbekel, Ketua BPD dan Staf serta perangkat Desa.
Sementara itu, arahan dari Kapolsek Sukawati Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, menambahkan bahwa penggunaan anggaran negara / APBDes harus tepat sasaran dan dikelola dengan baik dan bertanggung jawab. "Sehingga tidak ada temuan dan pelanggaran," jelas dia.
Dalam hal pelayanan Polsek Sukawati akan memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat. "Dan kalau mendesak silahkan hubungi per WA atau telpon baru disusul dengan surat pemberitahuan/permakluman terhadap kegiatan yang membutuhkan ijin atau informasi yang perlu disampaikan," ungkap dia.
Baca juga:
BKK Badung Cair Besok, Pj Bupati Buleleng Wanti-wanti Perbekel Agar Tidak Kena Efek Hukum
Sementara itu, Perbekel I Wayan Suarma mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan petunjuknya. "Sehingga Desa Batuan Kaler lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas, dan mengelola anggaran penyaluran sesuai dan tepat sasaran," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun