Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pasutri dan Bayinya Keracunan Usai Konsumsi Roti Isi Kecoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Toko Holland Bakery yang terletak di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, bakal meradang. Toko yang menyediakan berbagai macam roti, kue tart, dan jajanan berkualitas itu dikabarkan sudah tidak higienis lagi.
Pasalnya, satu keluarga mengaku keracunan setelah memakan roti tawar bercampur kecoak mati. Mereka mual-mual dan muntah usai menyantap roti yang dibeli per 8 Januari 2025 itu. Bahkan, pasutri dan sang bayi dilarikan ke rumah sakit. Tak ayal, kemasan roti tawar berisi kecoak tersebut diunggah pihak keluarga dan viral di media sosial.
Sumber di lapangan menyebutkan, dari tayangan viral tersebut, pasangan suami istri ini datang ke Holland Bakery Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, pada Senin 6 Januari 2025. Sesampai di rumah, mereka mencicipi roti tawar tersebut. Bahkan, roti tawar itu dibuatkan puding untuk konsumsi bayi usia 10 bulan.
Siapa sangka, beberapa jam kemudian, pasutri ini tiba-tiba merasa keracunan. Mereka mual-mual dan muntah, begitu pula sang bayi.
Keracunan ini baru terungkap setelah pasutri hendak buat puding bayi lagi, pada keesokan harinya. Saat akan mengambil selembar roti tawar, terlihat terlihat ada noda kehitaman. Setelah roti di sobek, ternyata ada kecoak mati menempel di pinggiran roti.
Menyikapi hal ini, pihak keluarga keberatan. Dihubungi awak media, pasutri inisial GVR (31) membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan setelah keracunan mereka berobat ke rumah sakit.
"Hasil diagnosa saya, dan anak sudah keluar, yakni konsumsi roti berisi bakteri kecoak. Tapi Diagnosa suami belum keluar," ungkap GVR, pada Selasa malam 14 Januari 2025.
Dengan adanya kejadian ini, pasutri mengajukan keberatan hingga akhirnya pihak Holland Bakery meminta maaf. Namun, belum ada kejelasan seperti apa penyelesaiannya masalah tersebut.
Dikonfirmasi terpisah oleh awak media, pihak Holland Bakery melalui Asisten Supervisor, Reza, membenarkan bahwa ada customer membeli roti pekan kemarin. Customer yang dimaksud datang membawa bukti dam ajukan keberatan.
Terkait peristiwa tersebut pihak gerai Holland Bakery di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, telah berkoordinasi dengan kantor pusat di Jakarta untuk pertanggung jawaban. Dikatakan, keputusannya ada pada kantor pusat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman