Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasutri dan Bayinya Keracunan Usai Konsumsi Roti Isi Kecoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Toko Holland Bakery yang terletak di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, bakal meradang. Toko yang menyediakan berbagai macam roti, kue tart, dan jajanan berkualitas itu dikabarkan sudah tidak higienis lagi.
Pasalnya, satu keluarga mengaku keracunan setelah memakan roti tawar bercampur kecoak mati. Mereka mual-mual dan muntah usai menyantap roti yang dibeli per 8 Januari 2025 itu. Bahkan, pasutri dan sang bayi dilarikan ke rumah sakit. Tak ayal, kemasan roti tawar berisi kecoak tersebut diunggah pihak keluarga dan viral di media sosial.
Sumber di lapangan menyebutkan, dari tayangan viral tersebut, pasangan suami istri ini datang ke Holland Bakery Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, pada Senin 6 Januari 2025. Sesampai di rumah, mereka mencicipi roti tawar tersebut. Bahkan, roti tawar itu dibuatkan puding untuk konsumsi bayi usia 10 bulan.
Siapa sangka, beberapa jam kemudian, pasutri ini tiba-tiba merasa keracunan. Mereka mual-mual dan muntah, begitu pula sang bayi.
Keracunan ini baru terungkap setelah pasutri hendak buat puding bayi lagi, pada keesokan harinya. Saat akan mengambil selembar roti tawar, terlihat terlihat ada noda kehitaman. Setelah roti di sobek, ternyata ada kecoak mati menempel di pinggiran roti.
Menyikapi hal ini, pihak keluarga keberatan. Dihubungi awak media, pasutri inisial GVR (31) membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan setelah keracunan mereka berobat ke rumah sakit.
"Hasil diagnosa saya, dan anak sudah keluar, yakni konsumsi roti berisi bakteri kecoak. Tapi Diagnosa suami belum keluar," ungkap GVR, pada Selasa malam 14 Januari 2025.
Dengan adanya kejadian ini, pasutri mengajukan keberatan hingga akhirnya pihak Holland Bakery meminta maaf. Namun, belum ada kejelasan seperti apa penyelesaiannya masalah tersebut.
Dikonfirmasi terpisah oleh awak media, pihak Holland Bakery melalui Asisten Supervisor, Reza, membenarkan bahwa ada customer membeli roti pekan kemarin. Customer yang dimaksud datang membawa bukti dam ajukan keberatan.
Terkait peristiwa tersebut pihak gerai Holland Bakery di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, telah berkoordinasi dengan kantor pusat di Jakarta untuk pertanggung jawaban. Dikatakan, keputusannya ada pada kantor pusat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan