Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Komplotan Pembunuh Made Agus Aditya Dibekuk, Terungkap Motif Pembantaian
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus pembantaian yang menimpa Made Agus Aditya (26) yang tewas dengan luka berdarah di lehernya telah diungkap oleh jajaran kepolisian Polres Gianyar. Pelaku berhasil ditangkap setelah beberapa hari polisi melakukan penyelidikan.
Dari informasi yang beredar, jumlah pelaku lebih dari tiga orang. Para pelaku ini kabarnya tinggal dari satu desa di Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.
Terungkapnya pelaku ini karena ada yang menyerahkan diri karena gelisah terus diburu polisi. Ada pelaku yang khawatir wilayahnya tempat tinggalnya terus diobok-obok polisi.
Akhirnya Rabu 22 Januari 2025, para pelaku ini ada yang menyerahkan diri langsung ke polisi dan ada juga yang ditangkap di luar Bali.
Pelaku tersebut diamankan di Jawa Timur.
Menurut sumber internal, menyatakan awalnya korban yang dari Banjar Tengah Blahbatuh ini berkunjung ke rumah pacarnya di Tojan. Ternyata dengan pacarnya korban ribut.
Akhirnya di tengah jalan, korban bertemu komplotan ini. Lalu terjadi kesalahpahaman dan berujung dengan pembantaian terhadap korban.
Hingga akhirnya korban ditemukan tergeletak di tengah jalan pada Kamis 16 Januari 2025.
Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolsek Blahbatuh Kompol Made Berata. "Ya benar sudah ditangkap. Kini kasus ditangani oleh Polres," ujarnya singkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2790 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun