Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Lumba-Lumba 2,5 Meter Terdampar di Candidasa, Evakuasinya Dramatis
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bangkai seekor lumba-lumba sepanjang 2,5 meter ditemukan terdampar di pesisir Pantai Candidasa, Karangasem, pada Kamis (13/2/2025). Penemuan mamalia laut ini menjadi perhatian warga dan wisatawan yang berada di lokasi.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, bangkai lumba-lumba pertama kali ditemukan oleh seorang wisatawan di antara gulungan ombak Pantai Candidasa. Wisatawan tersebut kemudian memberitahukan seorang nelayan setempat sebelum akhirnya bangkai lumba-lumba ditarik ke daratan dan dilaporkan ke pihak berwenang.
"Jenis bangkai ikan tersebut adalah lumba-lumba berwarna hitam, panjangnya kurang lebih sekitar 2,5 meter. Sudah dikoordinasikan dengan pihak KSDA dan KKP, bangkai ikan lumba-lumba dikubur di Pantai Bugbug," kata Kasi Humas Polres Karangasem, IPTU. I Gede Sukadana.
Proses evakuasi dan penguburan bangkai lumba-lumba berlangsung cukup dramatis. Beberapa warga bergotong-royong mengangkat bangkai lumba-lumba dari lokasi penemuan ke jalan raya. Setelah itu, bangkai dinaikkan ke mobil pikap sebelum akhirnya dibawa ke Pantai Bugbug untuk dikuburkan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2664 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1952 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun