Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Mas Pras Ternyata Konsumsi Sabu Bertahun-tahun, Kabur Usai Tahu Korban Tewas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bastomi Prasetyawan (34) alias Mas Pras, tersangka pembunuhan Kadek Parwata, mengaku telah mengonsumsi sabu selama bertahun-tahun. Bahkan, setelah mengetahui korban tewas melalui media sosial, ia berniat kabur ke Tarakan, Kalimantan Utara.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, tersangka Bastomi merupakan pelaku penusukan yang menewaskan Kadek Parwata di depan Toko Auna, Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara.
"Tersangka mengira korban adalah orang yang sebelumnya bertengkar dengannya di lokasi yang sama. Ia lalu menusuk korban dan melarikan diri dengan menumpang truk menuju Banyuwangi, Jawa Timur," ungkap AKP Sukadi kepada awak media, Selasa (18/2/2025).
Tim gabungan akhirnya menangkap Bastomi di Terminal Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Saat ditangkap, pria asal Muncar, Banyuwangi itu dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu.
Konsumsi Sabu Sebelum Kabur
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sudah menjadi pemakai sabu selama bertahun-tahun dan sempat menggunakannya sebelum kejadian.
"Tersangka sudah jadi pemakai narkoba (sabu) sejak beberapa tahun lalu. Pengakuannya, terakhir kali memakai sabu sebelum kejadian dan sebelum kabur ke Surabaya bersama temannya di Muncar," jelas AKP Sukadi.
Sementara itu, pisau yang digunakan untuk menusuk korban telah diamankan sebagai barang bukti. Pisau tersebut diakui tersangka sebagai alat perlindungan diri yang diberikan oleh temannya sekitar setahun lalu.
"Pelaku selalu membawa pisau untuk berjaga-jaga dan perlindungan diri," tambahnya.
Setelah mengetahui korban tewas melalui media sosial, Bastomi berencana melarikan diri ke Tarakan, Kalimantan Utara. Namun, sebelum berhasil melanjutkan pelariannya, ia lebih dulu ditangkap oleh tim gabungan Polresta Denpasar. Karena melakukan perlawanan, polisi akhirnya melumpuhkan tersangka dengan menembak kedua kakinya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan