Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 25 Juli 2026
Pelaku Perusakan Ogoh-Ogoh di Denpasar Ditangkap, Polisi Ungkap Motifnya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku perusakan ogoh-ogoh di Jalan Kusuma Bangsa II, Banjar Adat Kusuma Jati, Pemecutan Kaja, Denpasar. Pelaku, KEEP (26), diamankan di rumahnya di Jalan Kusuma Dewa II nomor 14, Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, mengungkapkan bahwa ogoh-ogoh berjudul Raksasa itu dirusak pada Selasa (11/3/2025) sekitar pukul 19.30 WITA dan dilaporkan oleh Kelian Adat Banjar Kusuma Jati, I Made Subandi (40).
“Pelaku KEEP mengakui merusak ogoh-ogoh, mematahkan dengan menggunakan tangan. Temannya hanya dijadikan saksi,” ujar AKP Sukadi.
Dari rekaman CCTV yang diperiksa oleh warga, terlihat dua orang mengendarai satu unit sepeda motor. Salah satu pelaku yang memiliki postur tubuh gendut tampak merusak bagian tangan dan kaki ogoh-ogoh. Akibat kejadian ini, pihak banjar mengalami kerugian sekitar Rp1,2 juta.
Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Kadek Astawa Bagia, S.H., berhasil meringkus pelaku di Banjar Marga Jati, Denpasar.
Lebih lanjut, AKP Sukadi mengungkapkan motif pelaku dalam aksi vandalisme tersebut.
"Dia ngaku jengkel sehingga melampiaskan kekesalan tersebut dengan merusak ogoh-ogoh," tandasnya.
Sementara itu, rekan pelaku, Kadek Prayoga, yang turut diamankan tidak terbukti melakukan perusakan dan hanya dijadikan saksi dalam kasus ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3828 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1492 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1473 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1424 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1320 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun