Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Balap Liar Moge Bule di Kuta Selatan Dibubarkan Polisi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sekelompok warga negara asing (WNA) yang tinggal di Bali kembali membuat ulah. Mereka kedapatan hendak melakukan aksi balap liar menggunakan motor gede (moge) jenis Ninja di kawasan Bualu, Kuta Selatan, Kamis (3/4/2025) malam.
Aksi ugal-ugalan tersebut membuat resah warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi. Para bule ini diduga sengaja mencari area yang minim pantauan untuk dijadikan trek balapan liar.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Polsek Kuta Selatan langsung melakukan patroli dan mendapati sekelompok WNA yang tengah bersiap melakukan aksi tersebut.
Gerombolan bule itu akhirnya dibubarkan paksa saat sedang berkumpul di depan sebuah toko modern di Bualu. Pembubaran dilakukan langsung oleh tim patroli yang dipimpin Perwira Pengawas, AKP I Made Windu Mertanaya.
"Kelompok bule ini hendak melakukan balap liar menggunakan sepeda motor besar jenis Ninja dan langsung dibubarkan. Selain dibubarkan mereka juga diberikan peringatan keras agar tidak melakukan aksi balap liar," terang Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana, Jumat (4/4/2025).
Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin, terutama di kawasan rawan pelanggaran dan objek wisata yang ramai dikunjungi selama masa libur.
"Kami akan bertindak tegas terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas, terutama aksi yang berpotensi membahayakan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3330 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan