Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Jelang Galungan, Harga Cabai di Denpasar Turun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang Hari Raya Galungan, tidak semua bahan dasar olahan bumbu dapur mengalami kenaikan harga. Justru, salah satu komoditas utama seperti cabai mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Beberapa pedagang di Pasar Tradisional Badung, Denpasar, yang dikenal sebagai pasar tradisional terbesar di kota ini mengungkapkan, harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.
Salah satu pedagang bahan dasar olahan bumbu dapur, I Nyoman Surya Suparna Putra, mengatakan bahwa meskipun harga tersebut belum bisa dikategorikan sebagai harga normal, penurunan ini cukup membantu dibandingkan sebelumnya. Ia memperkirakan turunnya harga disebabkan oleh stok cabai yang melimpah di tingkat pengepul.
“Penurunan harga mulai terasa sejak dua hari lalu dan masih berlanjut sampai hari ini, Kamis (17/4/2025),” ujarnya, Kamis, (17/4/2025) di sela melayani pembeli di lapak dagangannya di Pasar Tradisional Badung, Kota Denpasar.
Dalam kondisi harga yang lebih rendah ini, penjualan harian rata-rata bisa mencapai 10 hingga 20 kilogram per pedagang.
Namun, para pedagang tetap mewanti-wanti bahwa harga cabai sangat fluktuatif, terutama menjelang hari raya keagamaan.
Pedagang lainnya, Ni Ketut Jepun, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, harga cabai sudah mulai turun sejak beberapa hari lalu dan kini stabil di angka Rp65 ribu per kilogram, dengan volume penjualan harian sekitar 10 kilogram.
“Kita tidak bisa jamin harga akan terus begini, karena besok bisa saja naik lagi,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1004 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli