Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Kemenuh Monkey River Dibuka, Destinasi Baru Harmoni Alam di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Destinasi wisata baru bertema konservasi dan alam, Kemenuh Monkey River (KMR), resmi dibuka di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Kawasan ini hadir sebagai tempat rekreasi sekaligus edukasi, mengangkat konsep pelestarian satwa liar dan budaya Bali berbasis filosofi Tri Hita Karana.
Berada di kawasan alami sekitar Sungai Petanu, KMR menawarkan pengalaman menyatu dengan alam melalui keberadaan hutan, air terjun buatan, dan berbagai satwa seperti kera ekor panjang serta kera putih langka yang menjadi ikon tempat ini. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat penangkaran kalong (kelelawar besar) yang menjadi bagian dari program edukasi konservasi.
Nuansa spiritual turut dihadirkan melalui keberadaan pura dan lokasi Melukat—ritual pembersihan diri menurut ajaran Hindu Bali—yang menjadikan KMR sebagai ruang refleksi spiritual di tengah alam terbuka.
Fasilitas penunjang juga tersedia, salah satunya Café Alasse, kafe bernuansa alami yang menyajikan menu khas nusantara untuk pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati udara segar pegunungan.
Dalam masa grand opening, pengelola KMR memberikan promo harga tiket masuk khusus sebesar Rp80.000 untuk dewasa dan Rp40.000 untuk anak-anak, berlaku bagi pengunjung yang datang langsung ke lokasi.
Kepala Operator KMR, Aji Witara, menyatakan bahwa KMR tidak hanya ditujukan sebagai tempat wisata biasa, melainkan juga sebagai tempat pembelajaran dan pelestarian.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengedukasi dan memberi ruang bagi setiap orang untuk merasa lebih dekat dengan alam. KMR bukan sekadar tempat rekreasi, tapi juga ruang untuk menemukan kedamaian," ujarnya.
Kemenuh Monkey River dibangun atas kolaborasi antara PT Sinergi Alasse Indah Bersama dan Desa Adat Kemenuh, sebagai bentuk komitmen menghadirkan destinasi berbasis pelestarian lingkungan, nilai budaya, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Gianyar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan