Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Gunung Sampah TPA Butus Ditumbuhi Ketela dan Rumput Gajah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Butus tampak lengang pascapenutupan untuk penerimaan sampah campuran akibat kapasitas yang sudah tidak mampu lagi menampung kiriman sampah alias overload.
Namun di balik penutupan itu, ada pemandangan unik yang kini menarik perhatian. Gunungan sampah yang telah diurug menggunakan pasir, mulai menghijau di beberapa sisi. Bukan oleh semak liar, tetapi oleh tanaman ketela rambat dan rumput gajah yang ditanam warga setempat.
"Itu ada warga yang nanam, di sisi selatan belum ada sebulan rumput gajah sudah tumbuh subur, selain rumput warga juga ada yang menanam sela (ketela rambat)," kata Gede Ngurah Jana Arika, seorang petugas jaga di TPA Butus, Selasa (27/5/2025).
Menurutnya, tanaman tersebut tumbuh cukup subur di atas tanah urugan sampah TPA Butus. Bahkan sebelumnya warga pernah memanen hasil seperti singkong hingga buah pepaya dari area TPA itu.
"Biasa saja seperti singkong pada umumnya, begitu juga pepaya, dimakan seperti biasa, rasanya juga sama," tutur Arika saat ditanya apakah hasil panen itu turut dikonsumsi warga.
Saat ini, TPA Butus hanya menerima sampah residu. Sementara, sampah yang telah dipilah diarahkan ke mesin pembakaran tanpa asap (Incinerator) yang tersedia di TPA Linggasana, persis di sebelah TPA Butus.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5851 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan