Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Motif Pembunuhan Penjaga Vila di Sesetan: Cemburu Asmara Sesama Jenis dan Dendam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Motif di balik kasus pembunuhan sadis penjaga vila bernama Ade Adriansah (54) di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan akhirnya terungkap.
Aksi keji ini dipicu oleh cemburu asmara sesama jenis dan dendam karena janji uang yang tak kunjung ditepati.
Peristiwa memilukan itu terjadi di kamar mandi rumah korban di Jalan Gurita IV, Perumahan Pondok Gurita Kav. 2, Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, pada Sabtu 24 Mei 2025 pukul 23.10 WITA.
Dua pelaku yakni Muhammad Babul Wahyudi (33) dan sepupunya Dimas Ari Ramadhan (24) ditangkap di Bondowoso, Jawa Timur, pada Senin, 26 Mei 2025.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi membenarkan keduanya ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan yang menemukan barang-barang korban hilang.
"Berdasarkan bukti petunjuk di TKP, pelaku mengarah pada salah seorang teman dekat korban yang sebelumnya sempat menginap. Korban dan pelaku sempat terlibat perselisihan, keduanya terlibat asmara sesama jenis," ujarnya, Rabu, 28 Mei 2025.
Setelah mengantongi identitas pelaku, tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar bergerak cepat ke Bondowoso, dan menangkap keduanya tanpa perlawanan.
Dari hasil interogasi, terungkap Muhamad Babul sakit hati lantaran janji uang dari korban tak kunjung terealisasi. "Jadi, pelaku utama ini sudah merencanakan menghabisi korban saat berkomunikasi via Whatsapp dengan mengajak sepupunya dengan alasan sakit hati kepada korban," ungkapnya.
Babul juga menjanjikan Dimas akan mendapat uang banyak jika ikut membunuh korban, karena menduga korban orang kaya.
Sebelum pembunuhan, keduanya sempat bertikai dengan korban. "Pelaku menunggu korban tertidur, dan saat korban tidur, pelaku MBW (Muhamad Babul Wahyudi) memukul menggunakan alas batu ulekan ke arah dada korban. Sedangkan DAR (Dimas Ari Ramadhan) memfiting korban dari belakang," lanjut AKP Sukadi.
Saat korban berusaha melawan, Dimas mengambil pisau tapi gagal melukai. Babul kemudian memukul korban dengan balok dan kotak peti. "Korban sempat masih melakukan perlawanan, pelaku MBW mengambil gunting di meja yang diserahkan kepada pelaku DAR yang langsung menusukkan gunting tersebut sebanyak 2 kali ke arah kepala dan leher korban yang menyebabkan korban meninggal dunia," bebernya.
Setelah memastikan korban tewas, mereka membungkus tubuh korban dengan selimut lalu menyeretnya ke kamar mandi. "Selang beberapa jam, kedua pelaku pergi meninggalkan TKP dan datang kembali pada malam hari membawa bensin yang dibeli di warung dekat TKP," terangnya.
Kedua pelaku lantas menyiram bensin dan membakar tubuh korban di kamar mandi. Usai kejadian, mereka membawa kabur HP dan identitas korban sebelum melarikan diri ke Bondowoso.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun