Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
UPPKB Cekik Catat Ratusan Truk Tak Timbang Muatan, Jalan Nasional Terancam Rusak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Praktik penghindaran jembatan timbang masih marak terjadi di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.
Setiap hari, ratusan kendaraan angkutan barang terdeteksi tidak masuk ke Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik di kawasan Gilimanuk, Jembrana.
Truk-truk tersebut diduga sengaja tidak melalui fasilitas penimbangan atau dikenal dengan istilah "ngeblong" demi menghindari sanksi karena memuat barang melebihi kapasitas yang diperbolehkan.
Pengawas Satuan Pelaksana UPPKB Cekik, I Made Ria Fran Dharma Yudha, mengungkapkan fenomena ini terus berlangsung dan terpantau secara signifikan. Ia mencontohkan, selama periode 26–27 Mei 2025, dari total 1.361 kendaraan yang melintas di jalur tersebut, hanya 564 kendaraan yang masuk ke jembatan timbang. Sisanya, sebanyak 787 kendaraan memilih jalur alternatif tanpa pemeriksaan.
Kondisi serupa terjadi pada hari berikutnya, 27–28 Mei. Dari total 1.196 unit kendaraan, hanya 596 unit yang melakukan penimbangan, sementara 600 lainnya kembali terpantau tidak masuk.
“Masih cukup banyak kendaraan barang yang tidak masuk ke jembatan timbang dalam 24 jam,” ujar Yudha saat ditemui di Gilimanuk, Jumat (30/5/2025).
Menurutnya, tindakan "ngeblong" ini sangat merugikan karena petugas tidak dapat mengetahui bobot sebenarnya serta dimensi kendaraan yang bersangkutan. Padahal, pemantauan melalui jembatan timbang sangat penting untuk mencegah kerusakan infrastruktur akibat kendaraan yang kelebihan muatan.
Baca juga:
UPPKB Cekik Gelar Operasi Penindakan ODOL
“Fungsi jembatan timbang adalah sebagai alat pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran angkutan barang,” tegasnya.
“Besar kemungkinan kendaraan-kendaraan itu membawa muatan berlebih dan menghindari sanksi tilang,” lanjut Yudha.
Untuk menindaklanjuti persoalan ini, UPPKB Cekik berencana menggelar operasi terpadu dengan menggandeng instansi lain. Operasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan para pengemudi dan memastikan keselamatan serta umur panjang jalan nasional.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun