Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Badung Tuntas 100 Persen Bentuk Kopdes Merah Putih
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kabupaten Badung mencetak prestasi gemilang dalam pelaksanaan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Pemerintah setempat berhasil menuntaskan 100 persen Musyawarah Desa dan Kelurahan Khusus (Musdesus), menjadi yang terdepan dalam implementasi program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini terungkap dalam acara Penyerahan Akta Notaris Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih se-Kabupaten Badung, Sabtu (1/6/2025), yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono.
“Saya merasa terhormat menyaksikan langsung penyerahan akta notaris koperasi desa di Badung. Ini menandakan semangat luar biasa pemerintah daerah dalam mewujudkan arahan Presiden melalui Inpres No. 9 Tahun 2025,” kata Ferry.
Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi VI Rieke Diah Pitaloka, Anggota Komisi X I Nyoman Partha, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyna Kubontubuh, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta Dirut LPDB Supomo.
Program Kopdes Merah Putih, gagasan strategis Presiden Prabowo, melibatkan 18 kementerian/lembaga dan seluruh kepala daerah dari pusat hingga kabupaten/kota. Tujuannya mempercepat pemerataan ekonomi rakyat dari desa, memperkuat koperasi, serta menggerakkan partisipasi generasi muda.
“Presiden ingin membentuk 80 ribu koperasi desa sebagai kekuatan ekonomi baru. Ini bukan sekadar menambah jumlah koperasi, tetapi meningkatkan aset, volume usaha, dan keterlibatan masyarakat,” tegas Ferry.
Koperasi-koperasi ini direncanakan mulai beroperasi nasional pada Juli hingga Oktober 2025. Puncaknya, pengumuman resmi 80 ribu koperasi desa akan dilakukan langsung oleh Presiden pada Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025.
Dari sisi pendanaan, masing-masing Kopdes Merah Putih akan mendapatkan dukungan modal kerja antara Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar, tergantung hasil studi kelayakan. Pemerintah juga tengah menyusun skema bisnis, modul pelatihan, serta memanfaatkan aset-aset negara tak terpakai seperti eks Puskesmas dan sekolah sebagai pusat koperasi, tanpa harus membangun dari nol.
“Tujuannya jelas: meminimalisir biaya investasi infrastruktur agar koperasi bisa langsung operasional,” jelas Ferry.
Wakil Bupati Badung Bagus Ali Sucipta menyampaikan bahwa 74 persen akta notaris koperasi telah rampung, dan pihaknya siap menjadi model nasional.
“Musdesus kami rampung 100 persen. Ini bukti kesiapan Badung dalam mendukung agenda besar nasional,” ujar Bagus Ali.
Ferry pun menegaskan, keberhasilan Badung bisa menjadi inspirasi nasional. “Fase berikutnya akan lebih berat, tapi saya yakin Badung bisa jadi contoh sukses Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang