Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
32 Ribu Bibit Ayam di Bebandem Karangasem Terpanggang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kebakaran hebat terjadi di sebuah kandang ayam di Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Kamis (26/6/2025) dini hari.
Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan ribu ekor bibit ayam yang baru saja dimasukkan ke kandang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 04.30 WITA. Diduga api berasal dari percikan korsleting listrik pada komponen alat pemanas di dalam kandang. Api pertama kali terlihat di lantai satu, tepat di bagian tengah kandang.
Kasi Humas Polres Karangasem, IPTU. I Gede Sukadana membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, saat kejadian di dalam kandang terdapat 32 ribu ekor bibit ayam yang baru berumur 1 hari.
"Saksi sempat mendengar suara ledakan, kemudian didapati ada kobaran api pada lantai satu, api terus membesar selanjutnya pemilik kandang melapor ke petugas Pemadam Kebakaran Karangasem," terang Sukadana.
Petugas Damkar Karangasem yang tiba di lokasi sekitar pukul 04.52 WITA langsung melakukan proses pemadaman. Api baru bisa benar-benar dipadamkan sekitar pukul 06.40 WITA, setelah hampir dua jam berjibaku dengan kobaran api.
Akibat kejadian ini, selain 32 ribu ekor bibit ayam hangus, kobaran api juga menghanguskan kandang berukuran 88 x 12 meter, 2 unit genset, dan 1 unit mobil Isuzu Traga. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan