Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Koster Bantah Pulau di Bali Dikuasai WNA, Hanya Ada Vila dan Investasi Pariwisata
bbn/dok beritabali/Koster Bantah Pulau di Bali Dikuasai WNA, Hanya Ada Vila dan Investasi Pariwisata.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan bahwa pulau-pulau kecil di Bali sepenuhnya masih milik masyarakat Indonesia dan tak satu pun dikuasai oleh orang asing.
Koster membantah pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soal dugaan kepemilikan atau penguasaan pulau-pulau di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali oleh warga negara asing (WNA).
"Enggak ada yang dimiliki oleh orang asing. Kalau punya vila di situ, ada," kata Koster di Denpasar, Bali, Rabu (2/7/2025).
Ia menjelaskan keberadaan WNA di pulau-pulau kecil tersebut murni sebagai investor yang membangun fasilitas pariwisata seperti vila, hotel, atau restoran.
"Enggak ada penguasaan asing. Yang ada adalah itu orang investasi membangun fasilitas pariwisata. Ada hotel, restoran, vila, di manapun juga ada begitu," ujarnya.
Lebih lanjut, Koster memastikan investasi warga negara asing di pulau-pulau kecil di Bali telah melalui prosedur yang benar. Jika ada investasi yang melanggar aturan, pihaknya siap bertindak tegas.
"Kalau tidak sesuai prosedur, ini sudah ada tim penertiban, kalau tidak tertib akan ditindak tegas. Kan, sudah mulai yang di Pantai Bingin, itu investasinya besar, karena melanggar saya sudah minta tindak tegas tutup, bongkar," tegasnya.
Koster juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Pariwisata untuk meluruskan isu soal dugaan penguasaan pulau di Bali oleh warga asing.
Pernyataan ini menanggapi ucapan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang sebelumnya menyebut adanya dugaan beberapa pulau di wilayah NTB dan Bali telah dikuasai oleh WNA.
"Penjualan pulau-pulau kecil kepada oknum-oknum pihak asing atau WNA. Ini ada beberapa kejadian, enggak tahu dulu prosesnya bagaimana, tiba-tiba intinya apakah legal standing-nya kayak apa akan kita cek, tiba-tiba tanah itu atau pulau tersebut dikuasai oleh beberapa orang asing. Ada di Bali dan di NTB," ujar Nusron dalam rapat bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (1/7/2025). (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan