Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
BKSDA Bali Bantah Lepas Ular Piton di Danau Buyan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali angkat suara terkait maraknya penemuan ular piton di sekitar kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Pihak BKSDA memastikan tidak pernah melakukan pelepasliaran ular di lokasi tersebut.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bali, Sumarsono, menegaskan bahwa kawasan Danau Buyan merupakan area publik dan destinasi wisata yang berdekatan dengan pemukiman warga, sehingga mustahil dijadikan lokasi pelepasliaran satwa liar seperti ular.
"Tidak mungkin kami mau menakut-nakuti warga disana, karena itu publik area," tegasnya, Minggu (6/7).
Menurut Sumarsono, selama ini pelepasliaran satwa seperti ular dan monyet oleh BKSDA Bali selalu dilakukan di kawasan konservasi, seperti Cagar Alam Batukau di Tabanan, yang letaknya jauh dari area kebun dan pemukiman penduduk.
"Itu perbatasan dengan hutan lindung langsung, tidak berbatasan dengan kebun warga," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Danau Buyan sejatinya merupakan habitat alami ular piton. Hal ini terbukti dengan sering ditemukannya kulit ular di kawasan tersebut. Ia menduga, meningkatnya jumlah ular piton di sekitar danau dipicu oleh berkurangnya predator alami akibat perburuan dan alih fungsi hutan.
Baca juga:
Nenek di Sulsel Tewas Ditelan Ular Piton
"Predatornya sudah diburu. Elang kan sudah tidak ada, jadi predatornya semakin sedikit. Hutan-hutan yang menjadi habitat mereka dibabat jadi kebun. Jadi dari dulu memang sudah ada, kemudian predatornya tidak ada. Ini yang menyebabkan populasi ular disana banyak," terangnya.
Terkait keresahan warga Desa Pancasari, Sumarsono memastikan pihaknya segera turun ke lokasi. Pihak desa juga telah diminta untuk mendata titik-titik penemuan ular guna penanganan lebih lanjut.
"Pihak desa sudah kami minta untuk mendata titik-titik ditemukannya ular itu dimana saja, jenisnya apa saja, nanti akan kami datangi," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan