Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ngaku Wartawan, Perempuan Tipu Penyiar Radio Gianyar dan Bawa Kabur Helm
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Modus penipuan bermodus "pinjam helm" kembali memakan korban. Kali ini menimpa seorang penyiar di UPTD Radio Gelora Gianyar, I.B. Suryanta, yang kehilangan helm miliknya setelah dipinjam oleh seorang perempuan tak dikenal yang mengaku sebagai wartawan.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa siang di halaman parkir kantor Radio Gelora di Jalan Manik, Gianyar. Menurut pengakuan korban, perempuan paruh baya tersebut datang membawa canang dan mengaku sebagai wartawan dari media bernama “News”. Dengan alasan mendesak, ia meminjam helm milik Suryanta.
Baca juga:
Pencuri Helm di Mal Plaza Renon Ditangkap
“Dia bilang cuma pinjam sebentar, katanya urgent. Karena kelihatannya sopan dan bawa canang, saya tidak curiga dan langsung kasih pinjam. Tapi sampai siang ini, tidak kembali juga,” ujar Suryanta saat dihubungi.
Setelah beberapa jam helm tak kunjung dikembalikan, kecurigaan mulai muncul. Suryanta lalu mencoba mencari tahu identitas perempuan tersebut dengan menghubungi beberapa wartawan di Gianyar, namun tidak ada yang mengenali sosok tersebut.
“Saya gak nyangka, polos sekali caranya. Ngaku wartawan, bawa canang biar dipercaya, lalu pinjam helm. Sepertinya ini modus baru,” tambahnya dengan nada kecewa.
Meski secara materi kerugian tidak besar, Suryanta menilai kejadian ini penting untuk disampaikan ke publik sebagai bentuk kewaspadaan. Ia berencana menyiarkan pengalamannya ini dalam program radionya untuk mengedukasi masyarakat.
“Saya ingin masyarakat, termasuk pegawai di kantor pemerintah, lebih waspada. Jangan mudah percaya pada orang asing yang datang membawa nama instansi atau profesi tertentu tanpa identitas jelas,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui identitas maupun keberadaan perempuan tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan kini memanfaatkan berbagai pendekatan, termasuk yang tampak religius dan simpatik, untuk melancarkan aksinya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2786 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun