Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dugong Mati Terdampar di Pantai Perancak Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seekor mamalia laut jenis Dugong (Duyung) ditemukan dalam kondisi mati terdampar di Pantai Desa Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu pagi (19/7/2025), sekitar pukul 07.15 WITA.
Temuan ini pertama kali dilaporkan oleh Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih kepada Balai KSDA Bali Resor Jembrana.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung menuju lokasi dan memastikan keberadaan satwa dilindungi tersebut. Hal ini disampaikan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Bali Kadek Andina Widiastuti, Sabtu (17/7/2025).
"Hasil identifikasi oleh tim Resor Jembrana dan dokter hewan dari Yayasan Jaringan Satwa Indonesia menyebutkan bahwa mamalia laut itu adalah seekor Dugong betina dengan panjang tubuh 2,56 meter dan lebar 1,6 meter," paparnya.
Untuk mengetahui penyebab kematian, tim melakukan nekropsi di lokasi. Hasil sementara menunjukkan adanya peradangan dan perubahan warna pada sistem pernapasan, yang diduga menjadi penyebab utama kematian Dugong tersebut.
"Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, bangkai satwa langsung dikuburkan di lokasi pantai pada pukul 13.30 WITA di hari yang sama, disaksikan oleh berbagai pihak," papar Widiastuti.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun