Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jalan Belong–Patas Taro Diperbaiki, Anggaran Capai Rp5,4 Miliar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemerintah Kabupaten Gianyar akhirnya memulai perbaikan ruas jalan sepanjang hampir dua kilometer dari Banjar Belong menuju Banjar Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang.
Jalan tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah akibat faktor usia dan cuaca buruk. Kerusakan diperparah oleh tidak memadainya saluran drainase di sepanjang jalur tersebut. Saat hujan turun, air kerap meluber ke badan jalan, membuat kondisi semakin membahayakan pengguna jalan.
Baca juga:
Jalan Hotmix Pertama Hadir di Nusa Penida
Meski dalam kondisi rusak, jalur ini tetap menjadi akses utama warga dari arah Kintamani, Bangli menuju Desa Taro. Selain itu, sebagai desa wisata, Taro juga kerap dilalui wisatawan yang bersepeda, menjadikan jalur ini semakin vital untuk diperhatikan.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Gianyar menetapkan jalur ini sebagai prioritas perbaikan. Saat ini, proses pengerjaan telah dimulai, ditandai dengan pemasangan pagar pembatas dan papan imbauan agar pengguna jalan berhati-hati selama proses berlangsung.
Warga menyambut baik langkah ini. I Made Bawa, seorang sopir angkutan umum yang sehari-hari melintasi jalur tersebut, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Gianyar karena telah memperbaiki jalan di sepanjang trayek angkot saya,” ujarnya, Senin (21/7/2025).
Ia berharap proses pengerjaan segera rampung agar akses transportasi, termasuk angkutan pelajar, menjadi lebih aman dan nyaman.
Selain mendukung aktivitas warga, perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sebelumnya, beberapa pengunjung mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan membahayakan, hingga menyebabkan insiden seperti sepeda terjatuh atau ban mobil pecah.
Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, menjelaskan bahwa pihak desa telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar sebelum dimulainya pengerjaan. Warga telah diminta memahami kemungkinan gangguan seperti sistem buka-tutup jalan serta terbatasnya akses ke rumah melalui angkul-angkul.
“Pengaspalan akan segera dimulai. Selain itu, akan dilakukan pula perbaikan saluran got agar air tidak kembali meluber ke jalan raya,” ujar Warka.
Tahap awal proyek mencakup penggalian bahu jalan untuk keperluan penguatan struktur dan pelebaran. Warga juga diimbau bersiap menghadapi potensi gangguan aliran air bersih, mengingat kemungkinan adanya pipa saluran air yang terdampak.
Proyek ini merupakan bagian dari penyelenggaraan jalan kabupaten dengan anggaran APBD sebesar Rp5.478.496.000. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam 150 hari kalender dan bertujuan untuk meningkatkan standar infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan