Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Pipa Besi Jembatan Merah PKB Klungkung Raib, Warga Minta Pengawasan Diperketat
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung kini menjadi sorotan setelah dua pipa besi merah pada pagar ikonik Jembatan Merah dilaporkan raib tanpa jejak, yang diduga terkena aksi vandalisme.
Jembatan Merah yang menjadi salah satu ikon visual kawasan PKB kini terlihat kusam dan rusak. Pipa besi yang hilang berada di sisi selatan jembatan, tepatnya pada bagian postrailing pagar sebelah barat.
Selain kehilangan elemen struktur, cat merah di area pagar juga tampak mengelupas, memperburuk kesan estetika jembatan yang sebelumnya menjadi daya tarik kawasan.
Kapolsek Klungkung, Kompol I Wayan Sujana, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus ini. “Kami masih lakukan lidik. Kami belum bisa pastikan apakah ini tindakan pencurian atau vandalisme,” ujarnya.
Kondisi rusaknya fasilitas publik tersebut mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Mereka menilai kawasan PKB yang digadang-gadang menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Klungkung wajib dijaga dengan baik.
“Walaupun yang hilang cuma sebagian, kesannya jadi jelek. Kalau tidak segera ditindaklanjuti, lama-lama bisa makin rusak,” ujar Made Sulis (25), warga lokal yang ditemui di lokasi.
Ia juga menambahkan bahwa kawasan tersebut sering dijadikan arena balap liar, dan berharap ada peningkatan pengawasan dari pihak terkait, baik untuk menjaga fasilitas umum maupun menertibkan aktivitas berbahaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 641 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan