Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Besok Puluhan Ribu Pecalang Dikumpulkan di Renon, Koster Minta TNI-Polri Perketat Bandara-Pelabuhan
beritabali/ist/Besok Puluhan Ribu Pecalang Dikumpulkan di Renon, Koster Minta TNI-Polri Perketat Bandara-Pelabuhan.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa keamanan Bali akan dijaga ketat pascaaksi demonstrasi anarkis yang sempat terjadi di sejumlah titik.
Pemerintah Provinsi Bali bersama TNI-Polri serta tokoh lintas agama berkomitmen menjaga ketertiban dan kenyamanan Pulau Dewata.
Dalam dialog dan konferensi pers di Gedung Kertha Sabha Denpasar, Minggu (31/8/2025), Koster hadir bersama Pangdam IX/Udayana, Kajati Bali, Ketua DPRD Bali, Danlanal, Danlanud, Danrem, Majelis Desa Adat Bali, serta tokoh lintas agama dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
“Kemarin malam saat aksi berlangsung di beberapa titik, kami langsung berkoordinasi dengan Forkopimda. Kami juga menerima perwakilan peserta demo, termasuk driver ojol dan BEM, yang telah berkomitmen tidak melanjutkan aksi. Karena itu, aksi anarkis yang terjadi diduga dilakukan oleh pihak luar yang datang ke Bali,” jelas Gubernur Koster.
Ia memastikan aparat TNI dan Polri memperketat penjagaan di bandara dan pelabuhan agar tidak mengganggu aktivitas pariwisata. Koster juga meminta pemuka agama mengeluarkan imbauan kepada umat masing-masing untuk menjaga keamanan dan kedamaian Bali.
“Bali adalah destinasi wisata dunia. Kondisi tidak kondusif akan berdampak langsung pada citra dan perekonomian daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh umat beragama, majelis desa adat, dan pecalang untuk mengambil peran aktif menjaga kedamaian Bali,” tegasnya.
Sebagai langkah nyata, Gubernur Koster mengumumkan bahwa pada Senin, 1 September 2025, akan digelar apel pecalang di Lapangan Bajra Sandhi, Renon. Ribuan pecalang dari berbagai desa adat di Bali akan dikumpulkan untuk memperkuat komitmen menjaga keamanan daerah.
Dalam pernyataannya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali menegaskan lima sikap, antara lain menolak demo anarkis di Bali yang dilakukan massa luar daerah, mengajak masyarakat tetap tenang, serta mendukung penuh TNI-Polri dalam menindak tegas pelaku anarkis.
“Dengan dukungan penuh umat beragama dan pecalang, kami berharap situasi di Bali segera kondusif, meski di daerah lain masih terjadi demonstrasi. Keamanan dan ketenangan Bali adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Gubernur Koster.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6038 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan