Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ribuan Calon PPPK Padati Polres Jembrana Urus SKCK
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memadati Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jembrana sejak Jumat (12/9/2025) pagi.
Antrean sudah terlihat sejak pukul 07.30 WITA di Mako Polres Jembrana, seiring batas waktu tiga hari yang diberikan untuk melengkapi berkas administrasi, termasuk Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan pihaknya telah menyiapkan pelayanan ekstra untuk mengantisipasi lonjakan pemohon SKCK.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik dan cepat. Loket khusus SKCK kami tambah menjadi 6 loket, dengan jam layanan mulai pukul 08.00 hingga 21.30 WITA,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, dalam sehari pihaknya menargetkan bisa melayani hingga 400 pemohon SKCK. Ia juga memastikan seluruh masyarakat yang membutuhkan SKCK akan tetap terlayani hingga batas waktu hari Minggu.
Sementara itu, salah satu calon PPPK, Ni Kadek Ayu Sri Wahyuni, mengaku sudah datang sejak pukul 06.30 WITA demi memastikan berkasnya lengkap dan tidak terlambat.
“Batas pemberkasan hanya sampai Senin, 15 September 2025. Jadi kami harus cepat mengurus SKCK,” ungkapnya.
Antrean panjang ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir pekan, mengingat SKCK menjadi salah satu dokumen wajib dalam proses seleksi administrasi PPPK.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun