Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pria Kintamani Tewas Terjatuh dari Pohon Albasia di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Nahas menimpa seorang pria asal Kintamani, Bangli bernama Nyoman Sulendra (52).
Ia meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon albasia setinggi kurang lebih 30 meter saat bekerja menebang pohon di Banjar Dinas Telengan, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, Sabtu (13/9/2025).
Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana kepada wartawan menjelaskan, awalnya korban datang bersama empat rekannya dari Kintamani untuk bekerja sebagai penebang pohon.
Sebelum pohon ditebang, korban terlebih dahulu naik ke atas pohon untuk memotong beberapa dahan agar proses penebangan lebih mudah. Namun, saat melakukan pemotongan dahan terakhir, korban tiba-tiba terjatuh.
“Korban naik ke atas pohon tanpa menggunakan alat pengaman apapun. Rekannya sempat mendengar teriakan sebelum korban ditemukan jatuh bersama dahan yang dipotong dari ketinggian sekitar 30 meter,” jelas Suadnyana, Minggu (14/9/2025).
Korban sempat mendapat pertolongan dari rekan-rekannya, namun dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka serius di sejumlah bagian tubuh. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka di Kintamani.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan