Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Penipuan Money Changer di Tegallalang Viral, Polisi Turun Tangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebuah video dugaan praktik penipuan di kios money changer wilayah Jalan Raya Tegallalang, Gianyar, mendadak viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, seorang pemilik kios berinisial IGBP diduga melakukan kecurangan terhadap wisatawan asing (WNA) yang menukarkan uang.
Kasus bermula ketika WNA tersebut menukar 200 euro dengan pecahan 50 euro sebanyak empat lembar. Seharusnya, wisatawan menerima Rp3.805.000. Namun, informasi menyebutkan pemilik kios hanya menyerahkan Rp2.805.000. Sisa uang Rp1 juta diduga disembunyikan di dalam laci meja.
Aksi ini terungkap saat WNA menghitung kembali uang yang diterimanya dan menemukan jumlahnya tidak sesuai. Ia kemudian meminta bantuan sopir freelance yang mengantarnya untuk menegur pemilik money changer. Setelah didesak, sisa uang Rp1 juta akhirnya dikembalikan kepada wisatawan melalui sopir tersebut.
Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Wiwin Wirahadi, membenarkan pihaknya sudah memeriksa pemilik kios.
"Hanya saja kekurangan uang yang ditukar sudah diberikan kembali untuk tamu tersebut, melalui driver yang mengantarnya," jelasnya.
Kejadian ini memicu reaksi warganet yang menilai praktik money changer nakal bisa merusak citra pariwisata Bali. Publik mendesak aparat menindak tegas pelaku penipuan dan menertibkan kios-kios money changer ilegal agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun