Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Polres Buleleng Gelar Simulasi Demo Anarkis, Latih Personel Hadapi Massa
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polres Buleleng dikepung puluhan warga, pada Jumat (19/9). Mereka menuntut transparansi penyelidikan, dengan aksi anarkis.
Unjuk rasa ini merupakan kegiatan simulasi yang digelar Polres Buleleng, untuk melatih kesiapan personel dalam menghadapi demonstran.
Dari pantauan di lokasi, simulasi dimulai dari datangnya dua pengendara motor dengan menggeber gas di halaman Polres. Mereka kemudian menuntut agar rekannya yang tengah ditahan di Rutan Polres Buleleng segera dibebaskan, lantaran proses penyelidikan dinilai tidak transparan.
Hingga akhirnya terjadi adu mulut dan baku pukul, antara pemotor dengan petugas kepolisian. Kejadian ini lantas mengundang reaksi puluhan warga. Mereka datang ke Polres Buleleng sambil membawa spanduk dan ranting pohon.
Baca juga:
Gelombang Amarah Kolektif: Membaca Psikologi di Balik Demonstrasi Indonesia 25–31 Agustus 2025
Dengan sigap, petugas langsung menutup pintu gerbang Polres Buleleng. Ratusan petugas Pengendalian Massa (Dalmas) dilengkapi tameng dikerahkan. Aksi anarkis pun terjadi. Mereka enggan dimediasi dan melempari petugas dengan air.
Massa akhirnya dipukul mundur, dengan disemprot menggunakan mobil armoured water canon (AWC).
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan, simulasi ini digelar untuk melatih personel dalam menangani aksi demo anarkis. Sehingga penanganan dapat dilakukan secara profesional, dan mengurangi risiko baik kepada anggota maupun demonstran.
"Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan personel, bagaimana cara menghadapi situasi anarkis. Dimana posisi mereka berdiri dan apa yang harus dilakukan. Sarana dan prasarana apa saja yang harus disiapkan. Personel harus humanis namun tetap tegas," jelasnya.
Simulasi ini kata AKBP Widwan, akan rutin digelar pihaknya. Mengingat situasi keamanan di Buleleng bersifat dinamis. "Akan kami lakukan secara berkelanjutan, agar personel kami lebih terampil lagi," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun