Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Banjir Genangi Rumah Warga Sangkaragung Mulai Surut
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jembrana pada Senin malam (29/9/2025) menyebabkan banjir di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, tepatnya di sekitar area Sirkuit Makepung.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Agus Artana, mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 20.55 WITA setelah Sungai Samblong meluap akibat hujan berintensitas tinggi.
“Genangan air sempat memasuki rumah salah satu warga bernama I Gede Wartama (43) dengan ketinggian air di atas mata kaki orang dewasa,” jelasnya, Selasa (30/9/2025).
Meski sempat tergenang, warga berhasil mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih aman sehingga tidak ada kerugian material maupun korban jiwa. Saat ini, genangan air sudah mulai surut.
BPBD Jembrana bersama TRC, Pusdalops, Lurah Sangkaragung, serta aparat setempat langsung turun melakukan kaji cepat dan membantu warga. Penanganan di lokasi berlangsung dari pukul 21.25 Wita hingga 22.10 WITA.
“Syukurnya tidak ada korban jiwa maupun kerugian harta benda. Saat ini situasi sudah kembali normal, namun kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada mengingat cuaca masih berpotensi hujan,” tambah Agus Artana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2663 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1952 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun