Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Koster Pimpin Lagi PDIP Bali, Kini Gaet Kader Muda dan Perempuan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali, Wayan Koster, kembali dipercaya memimpin DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali untuk periode 2025–2030.
Penetapan itu diumumkan langsung oleh Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja DPP PDIP, Darmadi Durianto, pada Sabtu (18/10/2025).
Baca juga:
Koster Teken Kesepakatan Strategis untuk Pengolahan Sampah Jadi Energi di Pelabuhan Benoa
"Memutuskan, menetapkan, kesatu mengesahkan dan menetapkan Wayan Koster sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali masa bakti 2025–2030," ujar Darmadi.
Keputusan ini menjadikan Wayan Koster sebagai Ketua DPD PDIP Bali tiga periode berturut-turut, mencerminkan kepercayaan kuat dari struktur partai di Pulau Dewata.
Dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Bali, Koster memperoleh dukungan bulat dari seluruh DPC PDIP se-Bali dan menjadi calon tunggal.
Selain menetapkan Koster, DPP PDIP juga menyebut dua nama yang akan memperkuat kepengurusan DPD PDIP Bali, yakni I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Dewa Made Mahayadnya.
Dalam kepemimpinannya kali ini, Wayan Koster memastikan komposisi kepengurusan yang lebih inklusif dan berorientasi pada regenerasi kader. Sebanyak 21 orang ditetapkan masuk dalam jajaran pengurus, dengan 30 persen di antaranya perempuan dan banyak berasal dari kalangan muda.
"Jadi total pengurus ada 21 orang, 30 persen perempuan, sudah ada 7 orang, dan sudah mempresentasikan unsur anak-anak muda, baik yang laki maupun yang perempuan," ujar Wayan Koster.
Langkah ini menunjukkan arah baru PDIP Bali di bawah Koster yang berupaya memperkuat partai dengan semangat kaderisasi dan kesetaraan gender, sekaligus memperkuat posisi PDIP sebagai kekuatan politik dominan di Bali. (sumber: Suarabali.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli