Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Pemkab Gianyar akan 'Backup' Pembangunan Fisik Desa Melalui BKK
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Gianyar mengikuti kegiatan pembinaan peningkatan kapasitas yang membahas berbagai aspek pengelolaan pemerintahan desa.
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah arahan bahwa pembangunan fisik dengan biaya besar akan didukung melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Kabupaten Gianyar.
Wakil Ketua Forum BPD Kabupaten Gianyar, I Kadek Wira Candra, menyampaikan bahwa arahan ini bukan berarti Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tidak boleh digunakan untuk pembangunan fisik. Namun, jika biaya pembangunan mencapai lebih dari Rp300 juta, maka dikhawatirkan operasional rutin desa akan terganggu.
“Kami dari BPD sangat memahami hal tersebut. Bukan berarti APBDes tidak boleh digunakan untuk pembangunan fisik, tetapi jika anggaran terlalu besar, bisa mengganggu operasional dan program desa lainnya,” ujar Wira Candra.
Ia menegaskan pembangunan fisik tetap penting, selama memberi manfaat nyata bagi masyarakat, seperti peningkatan sarana pertanian, air bersih, hingga fasilitas pelayanan publik.
“Kalau tidak ada pembangunan sama sekali, kan tidak elok juga, makanya kalau Rp 300 juta itu diarahkan ke BKK,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, I Wayan Arsana, menjelaskan bahwa Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tetap dapat digunakan untuk pembangunan fisik, terutama yang mendukung program lumbung pangan dan kegiatan serupa sesuai petunjuk teknis.
Namun untuk sumber dana dari Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHP), pihaknya mengimbau agar tidak digunakan untuk kegiatan fisik berskala besar seperti pembangunan kantor desa.
“Yang bersumber dari BHP untuk kegiatan fisik yang membutuhkan dana besar seperti pembangunan kantor desa disarankan melalui mohon BKK,” tegas Arsana.
Melalui pengelolaan dana yang tepat dan terarah, pemerintah berharap seluruh program desa dapat berjalan optimal, mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga Gianyar secara berkelanjutan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun