Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Pelajar Tenggelam di Danau Batur Diduga Alami Kram Perut
BERITABALI.COM, BANGLI.
Seorang pelajar berusia 14 tahun dilaporkan tenggelam di Danau Batur, wilayah Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Bangli, pada Minggu (16/11) sekitar pukul 15.53 WITA. Korban diketahui bernama I Komang Panji Triadi, pelajar asal Banjar/Desa Banua.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sekitar pukul 11.00 WITA, korban sempat terlihat membersihkan rumah. Setelah selesai, korban berpamitan kepada ibunya untuk pergi bermain di sekitar Desa Banua dengan membawa sepeda motor.
Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa, saat dikonfirmasi Senin (17/11), mengatakan bahwa tubuh korban pertama kali ditemukan oleh warga yang berprofesi sebagai nelayan.
“Tubuh korba pertama kali diketahui warga/nelayan setempat. Selanjutnya dievakuasi bersama warga ke pinggir danau. warga pun berusaha berikan pertolongan pada korban. Namun korban tak bisa di selamatakan,” katanya.
Hasil pemeriksaan terhadap jenazah menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan. Petugas menduga korban mengalami kram perut saat mandi di Danau Batur sehingga tidak mampu menyelamatkan diri dan akhirnya tenggelam.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan Danau Batur, terutama bagi anak-anak dan remaja.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3125 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2116 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2063 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun