Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Bupati Sutjidra Tak Ingin Perbekel di Buleleng Terjerat Kasus Korupsi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak perbekel dan kelian desa adat sebagai tokoh yang paling dekat dengan masyarakat untuk menghindari potensi-potensi yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.
Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan kepala desa dan kelian desa adat membuat Pemerintah Kabupaten Buleleng gencar memberikan pendampingan. Bertepatan dengan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Pemerintah Kabupaten Buleleng memberikan sosialisasi bagi seluruh elemen masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (1/12), menyasar lurah, perbekel, dan kelian desa adat se-Kabupaten Buleleng.
Dalam arahannya, Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk mencegah tindak pidana korupsi di tingkat desa. Para lurah, perbekel, dan kelian desa adat mengelola anggaran yang besar sehingga perlu memahami pengelolaan anggaran sesuai regulasi.
“Saya sebagai kepala daerah tidak ingin ada perbekel atau kelian desa adat yang terkait dengan kasus hukum, untuk itu ikuti kegiatan ini dengan baik,” ungkapnya.
Baca juga:
Tinjau Revitalisasi Sekolah di Kecamatan Banjar, Bupati Sutjidra Pacu Pengerjaan yang Tertinggal
Bupati Sutjidra menambahkan, sosialisasi difokuskan pada potensi korupsi yang paling sering terjadi, terutama pada pelayanan dasar.
“Pungutan liar itu yang paling sering, makanya ini perlu ditekankan untuk menyamakan persepsi yang mana saja dimaksud pungli,” imbuhnya.
Di hadapan para kelian desa adat se-Kabupaten Buleleng, Bupati Sutjidra juga menyampaikan rencananya untuk memberikan insentif kepada desa adat dan subak. Namun kebijakan itu baru dapat dilaksanakan tahun depan, mengingat kemampuan fiskal Buleleng tahun ini masih rendah. Termasuk pula rencana bantuan dana untuk desa adat yang melaksanakan ngaben massal, sedaya, dan kinembulan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan