Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Petani Ditemukan Tewas di Gubuk Kebun Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Warga Banjar Baler Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, dikejutkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di sebuah gubuk kebun pada Sabtu (6/12/2025) sore.
Penemuan tersebut berawal dari laporan warga yang mencium bau tidak sedap di sekitar lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Mendoyo bersama Bhabinkamtibmas Desa Yehembang langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Tim Identifikasi Polres Jembrana dan tenaga medis Puskesmas I Mendoyo turut dikerahkan untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan sesuai prosedur.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, menegaskan setiap laporan dari masyarakat selalu menjadi prioritas utama pihak kepolisian.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak. Kami pastikan kondisi korban dan amankan lokasi. Setiap laporan warga pasti kami tindaklanjuti secara profesional,” ujarnya.
Korban diketahui bernama I Nengah W (71), seorang petani yang tinggal seorang diri di gubuk kebunnya. Warga mulai mencium bau busuk sejak Jumat sore dan mengira sumber bau berasal dari bangkai hewan. Namun karena bau semakin menyengat keesokan harinya, saksi akhirnya menelusuri sumber aroma tersebut dan menemukan korban dalam kondisi miring ke kiri serta sudah meninggal dunia.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kelian Dinas setempat dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas hingga akhirnya ditangani oleh Polsek Mendoyo.
Hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis serta olah tempat kejadian perkara oleh Tim Identifikasi Polres Jembrana yang dipimpin AIPTU I Putu Budiarta menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal sekitar 3 hingga 4 hari sebelum ditemukan. Kondisi jasad yang sudah membusuk membuat penyebab pasti kematian belum dapat disimpulkan.
Anak kandung korban yang menjadi pelapor menyatakan telah mengikhlaskan kepergian ayahnya dan tidak menuntut pihak mana pun. Saat ini jenazah korban dititipkan di RSU Negara sambil menunggu hari baik untuk pelaksanaan upacara pengabenan.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwari, melalui Kasi Humas IPDA I Putu Budi Arnaya, turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan peristiwa serupa.
“Kami turut berbelasungkawa. Bila warga melihat atau mengetahui peristiwa yang butuh kehadiran polisi, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar bisa kami tangani cepat dan tepat,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5761 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan