Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
PHRI Tabanan Matangkan Strategi Pariwisata 2026
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menyongsong dinamika industri pariwisata pada 2026, Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Tabanan menggelar Seminar & Expo PHRI Tabanan 2025 di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Jumat (19/12/2025).
Acara ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan mendorong inovasi dalam pengembangan pariwisata Tabanan.
Dengan mengusung tema “Tantangan dan Peluang Bisnis Pariwisata di Tahun 2026”, kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pelaku industri wisata, perbankan, aparat keamanan, teknologi, dan pemangku kebijakan. Fokus utama diarahkan pada transformasi digital, investasi sektor pariwisata, hingga tata kelola destinasi berkelanjutan.
Seminar ini menghadirkan empat narasumber yang memberikan pandangan dari berbagai perspektif industri. Vice President IHGMA Nasional Chapter, Dr. Agus Made Yoga Iswara, menegaskan pentingnya paradigma baru keberlanjutan.
“Sustainability is no longer enough. Pariwisata harus mampu meregenerasi sumber daya agar Bali dan pariwisata nasional tetap tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” tegasnya.
Dari sisi pengelolaan lingkungan, Direktur PT Envira Mas Sejahtera Anak Agung Ngurah Panji Astika memaparkan teknologi pengolahan sampah anorganik sebagai solusi atas tantangan klasik sampah di Bali yang selama ini menjadi sorotan.
Sementara Komisaris Besar Polisi Syahbuddin, S.I.K, Direktur Intelkam Polda Bali, menerangkan adanya aplikasi berbasis web untuk pendataan pelaku wisata mancanegara.
"Sistem ini menjadi dasar pengawasan yang lebih akurat terhadap aktivitas WNA di wilayah Bali", ujarnya.
Tak hanya itu, Pimpinan Bank BPD Tabanan I Made Indra Tourisiana juga menjelaskan skema pembiayaan bagi pelaku usaha hotel, restoran, serta UMKM pendukung pariwisata melalui program kredit BPD Bali.
Tidak hanya seminar, expo pariwisata juga digelar untuk menampilkan berbagai produk dan layanan penunjang industri pariwisata lokal. Ajang ini menjadi wadah promosi sekaligus membuka peluang jejaring bisnis baru di Tabanan.
Ketua BPC PHRI Tabanan berharap kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi nyata antar pemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata daerah.
Baca juga:
Nyoman Sugiarta Resmi Nakhodai PHRI Tabanan
“Kami ingin seminar dan expo ini menjadi platform kolaboratif untuk menyatukan pemikiran dan langkah, agar pariwisata Tabanan terus tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor, inovasi teknologi, dan visi berkelanjutan, PHRI Tabanan optimistis industri pariwisata siap menghadapi tantangan sekaligus merebut peluang emas pada tahun 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang